Intensitas Kerusakan Kacang Nasi oleh Callosobruchus sp. pada Beberapa Teknik Pengendalian secara Tradisional di Desa Oenay Kecamatan Ki’e

  • Ronny Julivan Liunome Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Nusa Cendana
  • Yasinta Letek Kleden Program Studi Agroteknologi Universitas Nusa Cendana
  • Rika Ludji Program Studi Agroteknologi Universitas Nusa Cendana
  • Petronella S. Nenotek Program Studi Agroteknologi Universitas Nusa Cendana
Keywords: Intensitas kerusakan, Kacang Nasi, Callosobruchus sp, Pengendalian Tradisional

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui intensitas kerusakan kacang nasi oleh Callosobruchus sp. pada beberapa teknik pengendalian secara tradisional dan dirancang dengan menggunakan metode survei yaitu pengamatan langsung pada tempat penyimpanan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengamatan langsung pada tempat penyimpanan. Pengamatan dilakukan untuk mengamati gejala kerusakan dan menghitung jumlah imago Callosobruchus sp ditempat penyimpanan. Hasil penelitian diketahui bahwa ada 3 macam pengendalian serangga hama pada kacang nasi secara tradisional yaitu pengasapan, penggunaan minyak kelapa dan penggunaan tepung biji kusambi. Hasil pengamatan pengendalian menggunakan teknik pengasapan tidak efektif karena intensitas kerusakan biji kacang nasi mencapai 63,69% yang dikategorikan kerusakan berat. Pengasapan yang dilakukan oleh petani setempat tidak intensif, karena proses pengasapan hanya dilakukan pada saat proses masak memasak. Hasil pengamatan pengendalian hama dengan menggunakan minyak kelapa dapat dikatakan efektif, hal ini disebabkan karena intensitas kerusakan yang disebabkan oleh C. chinensis pada biji kacang nasi adalah 0% (tidak ada kerusakan), diduga karena minyak kelapa memiliki sifat alami yang dapat membantu melindungi kacang dari serangan hama. Hasil pengamatan pengendalian menggunakan tepung biji kusambi, tergolong efektif. Hal ini disebabkan karena intensitas kerusakannya 0% (tidak adanya kerusakan). Tepung biji kusambi memiliki sifat insektisida alami yang dapat membantu mencegah serangan hama tanpa merusak kacang.

Published
2024-01-03