Inventarisasi Hama Kopi pada Gudang Penyimpanan Tradisional di Desa Detusoko Barat, Kabupaten Ende

  • Yohanes Dominggu Tukan Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Nusa Cendana
  • Titik Sri Harini Program Studi Agroteknologi Universitas Nusa Cendana
  • Rika Ludji Program Studi Agroteknologi Universitas Nusa Cendana
  • Agustina Etin Nahas Program Studi Agroteknologi Universitas Nusa Cendana
Keywords: Inventarisasi, Hama, Padat populasi, Biji kopi

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, yang berlangsung dari bulan Mei sampai Juni 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hama yang menyerang biji kopi di gudang penyimpanan tradisional, gejala kerusakan pada biji kopi akibat serangan hama, serta padat populasi hama di gudang penyimpanan kopi tradisional Desa Detusoko Barat, Kabupaten Ende. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik survei pengamatan langsung pada biji kopi di tempat penyimpanan untuk mendapatkan hama. Hama yang telah ditemukan dikumpulkan kemudian dibawa ke Laboratorium Ilmu Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana untuk diidentifikasi. Data hasil pengamatan di gudang penyimpanan dianalisis secara deskriptif berdasarkan hasil penemuan hama dan gejala kerusakan pada biji kopi di tempat penyimpanan, kemudian ditetapkan identitas hama tersebut dan juga mencatat atau mendaftar berapa banyak jenis hama yang menyerang biji kopi pada gudang penyimpanan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan hama yang ditemukan, yakni Hypothenemus hampei, Araecerus fasciculatus, Tribolium sp. dan Trogoderma granarium. Padat populasi Hypothenemus hampei tertinggi pada gudang penyimpanan kopi di Dusun wolo One, yakni 97 ekor dengan rata-rata 24 ekor. Sedangkan padat populasi terendah di Dusun Nuagiu, yakni 52 ekor dengan rata-rata 13ekor. Padat populasi Araecerus fasciculatus tertinggi pada gudang penyimpanan kopi di Dusun Pemonago, yakni 113 ekor dengan rata-rata ekor. Sedangkan padat populasi terendah di Dusun Wolo Budu, yakni 52 ekor dengan rata-rata ekor.

Published
2024-01-03