Studi tentang Aspek Ekonomi, Lingkungan dan Manajemen Pola Agroforestry Tradisional (Dusung) di Pulau Ambon

  • Thomas M. Silaya Program Studi Kehutanan Universitas Pattimura
Keywords: dusung, ekonomi, lingkungan, manajemen, masyarakat

Abstract

Agroforestri tradisional (dusung) telah dipraktekkan sejak lama di Pulau Ambon, sehingga kondisi pengelolaan dusung saat ini sangat kompleks, untuk itu perlu dilakukan suatu kajian tentang pengelolaan dusung untuk mengatasi kebutuhan lahan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan partisipatif dan observasi, melalui wawancara terbuka dan kuesioner. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling, sedangkan responden ditentukan secara acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur dan komposisi vegetasi dusung di lokasi penelitian yang dihitung meliputi tinggi pohon, tiang, sapihan dan semai, juga memiliki stratifikasi tegakan dari stratum A sampai stratum E. Jenis vegetasi dengan nilai INP tertinggi, yang juga memiliki kemampuan terbesar dibandingkan dengan jenis yang lain adalah: Durio zibethinus, Lansium domesticum, Eugenia aromatica, Bouea macrophylla, Gmelina molucanna dan Myristica fragrans. Pengelolaan dusung di Pulau Ambon menunjukkan perannya yang cukup besar dalam pengendalian erosi dan peningkatan produktivitas lahan dan tanaman. Dari aspek ekonomi dan manajemen masih perlu upaya pengembangan melalui diversifikasi jenis, dengan prioritas pertama pada tanaman yang memiliki nilai komersial dan kedua berupa pengembangan manajemen produksi meliputi tanaman budidaya dan pengembangan pasca panen.

Published
2024-01-03