Potensi Burung Sebagai Objek Birdwatching di Objek Wisata Hutan Mangrove Guraping Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara

  • Yosevita. Th. Latupapua Program Studi Pengelolaan Hutan Jurusan Kehutanan Universitas Pattimura
  • Fanny Soselisa Program Studi Pengelolaan Hutan Jurusan Kehutanan Universitas Pattimura
Keywords: Birdwatching, Objek wisata, hutan mangrove, Desa Guraping

Abstract

Birdwatching merupakan aktifitas minat khusus yang dilakukan oleh setiap pengunjung, karena memiliki minat untuk mengetahui, mengenal, dan mempelajari perilaku satwa di habitatnya. Tujuan penelitian menganalisis keanekaragaman dan kelimpahan jenis burung di objek hutan mangrove Guraping dan mengkaji nilai daya tarik pada setiap jenis yang ada di objek tersebut. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan Teknik consentrad count, data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, analisis data indeks keanekaragaman jenis, indeks kelimpahan jenis dan daya Tarik jenis burung berdasarkan nilai konservasi dari setiap jenis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa indeks keanekaragaman jenis jenis burung pada objek wisata hutan mangrove Guraping tergolong sedang dengan nilai (2,72) indeks kelimpahan jenis tergolong tinggi (3,74). Daya tarik berdasarkan keunikan dan kelangkaan di temukan 2 jenis burung endemik 4 jenis di lindungi, 2 jenis masuk dalam kategori IUCN vulnerable.

Published
2024-01-03