PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR KIMIA: STUDI LITERATUR
Keywords:
minat belajar, kimia, media pembelajaran, studi literatur, inovasi pendidikanAbstract
Rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran kimia merupakan permasalahan
yang masih relevan dalam dunia pendidikan, utamanya disebabkan oleh persepsi bahwa kimia
bersifat abstrak dan sulit, serta diperparah oleh metode pembelajaran yang monoton dan minimnya
pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat penerapan media
pembelajaran digital dalam meningkatkan minat belajar kimia siswa, serta menganalisis faktor
faktor karakteristik media digital yang berkontribusi terhadap peningkatan minat tersebut. Penelitian
ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan teknik analisis isi (content
analysis) dan sintesis tematik. Sumber data diperoleh melalui penelusuran Google Scholar dan
Consensus AI menggunakan kata kunci "minat belajar, media pembelajaran, learning interest,
media”, dengan rentang publikasi tahun 2021–2026 dan berfokus pada mata pelajaran kimia. Dari
25 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 10 artikel memenuhi seluruh kriteria inklusi dan dijadikan
sumber data utama. Hasil analisis menunjukkan bahwa beragam media digital seperti simulasi PhET,
multimedia interaktif, platform gamifikasi Wordwall, komik digital, video interaktif, TikTok
edukatif, e-LKPD, Instagram, AI Chatbot, dan Qosidah Kimia, secara konsisten terbukti
meningkatkan minat belajar siswa. Peningkatan ini didorong oleh empat faktor kunci, yaitu
interaktivitas tinggi, kemampuan visualisasi konsep abstrak, integrasi elemen gamifikasi, serta
aksesibilitas dan fleksibilitas belajar mandiri. Disimpulkan bahwa media pembelajaran digital
mampu mentransformasi proses belajar kimia menjadi lebih dinamis, menyenangkan, dan
bermakna, sehingga dapat dijadikan acuan strategis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran
kimia yang inovatif dan berorientasi pada potensi siswa. Melalui penelitian ini, pendidik yang akan
datang diharapkan dapat menggunakan salah satu media digital interaktif dalam setiap unit instruksi
kimia diantaranya media berorientasi gamifikasi untuk konten kimia yang dianggap menantang dan
abstrak. media yang ramah pengguna (berbasis smartphone) untuk memfasilitasi pembelajaran
secara mandiri di antara siswa.