KADAR NPK DAN KUALITAS PUPUK ORGANIK CAIR DARI KOMBINASI DAUN GAMAL/DAUN LAMTORO DENGAN PENAMBAHAN KOTORAN HEWAN RUMINANSIA/NON RUMINANSIA
Nutrient Content (NPK) and Quality of Liquid Organic Fertilizer Made from a Mixture of Gliricidia sepium and Leucaena leucocephala Leaves with Ruminant and Non Ruminant Manure Additions
Abstract
Telah dilakukan penelitian kombinasi daun gamal/daun lamtoro dengan penambahan kotoran hewan Ruminansia/Non Ruminansia pada pembuatan pupuk organik cair dari daun kering dan daun mentah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan komposisi daun gamal: daun lamtoro baik mentah maupun kering dengan penambahan kotoran hewan ruminansia/nonruminansia yang menghasilkan kandungan unsur hara makro (NPK) tertinggi. Kandungan N, P, dan K dalam pupuk organik cair ditentukan masing-masing dengan metode Kjeldahl, spektroftometri dan flame fotometri. Karakter lain seperti suhu, warna dan bau pupuk organik cair juga diteliti. Komposisi bahan daun gamal: daun lamtoro yang menghasilkan kadar N, P (P2O5) dan K (K2O) tertinggi masing-masing diperoleh pada komposisi 7:3, 7:3 dan 1:9 sebesar 0,07 %, 1,50 %, dan 0,52 %, sedangkan pada daun mentah, diperoleh pada komposisi 1:9, 2:3, dan 7:3 dengan kandungan N, P (P2O5) dan K (K2O) tertinggi masing-masing sebesar 0,05 %, 0,76 %, dan 0,11%. Selain itu, pupuk organik cair yang dihasilkan pada hari ke 21 proses fermentasi memiliki suhu 32 oC, pH 7, warna coklat kehitaman dan berbau tanah. Pupuk organik cair dengan kandungan NPK dan kualitas tersebut dapat menjadi alternatif pupuk anorganik dalam meningkatkan produksi pertanian yang ramah lingkungan.