ANALISIS KERUSAKAN WILAYAH AKIBAT BENCANA SIKLON SEROJA DI KECAMATAN PANTAR TENGAH, KABUPATEN ALOR MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH
Analysis of Damage Areas Due to Seroja Cyclone Disaster in Pantar Tengah Sub District, Alor Regency, using Remote Sensing
Keywords:
Bencana siklon, DEM, LandsatAbstract
Siklon Seroja terjadi di Nusa Tenggara Timur pada tanggal 2 hingga 4 April 2021 menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah di Kecamatan Pantar Tengah di Kabupaten Alor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kerusakan menggunakan penginderaan jauh. Kami menggunakan data penginderaan jauh seperti citra Landsat 8. Citra ini digunakan untuk membuat dua peta tutupan lahan sebelum dan sesudah Siklon Seroja. Citra Landsat diklasifikasikan menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Kami mengambil data GPS dari setiap kelas tutupan lahan. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa Kecamatan Pantar Tengah terdiri dari 6 kelas tutupan lahan: permukiman, hutan, lahan kosong, mangrove, semak belukar, dan badan air. Data Digital Elevation Model (DEM) digunakan untuk menganalisis gradien lereng di Kecamatan Pantar Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2011,18 ha kawasan permukiman di Kecamatan Pantar Tengah yang rusak akibat bencana siklon Seroja. Lokasi yang paling rusak berada di pesisir, dengan kemiringan yang sangat curam.