OPTIMASI JARINGAN FIBER TO THE HOME MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA (STUDI KASUS DI WILAYAH KAMPUNG BARU BAUMATA)
Fiber To The Home Network Optimization Using Dijkstra's Algorithm: A Case Study In Kampung Baru Baumata Area
Keywords:
Optimasi, Jaringan FTTH, Algoritma DijkstraAbstract
Kampung Baru Baumata adalah salah satu wilayah layanan Icon Plus dengan potensi pelanggan yang cukup banyak dikarenakan wilayah ini memiliki perkembangan dengan pembangunan rumah warga dan kompleks perumahan yang pesat. Jaringan yang dibangun memiliki kapasitas maksimal untuk melayani 512 pelanggan, dengan perangkat yang tersedia 1 OLT, 4 FDT, dan 64 FAT. Pada saat ini, jaringan tersebut telah melayani 390 pelanggan, namun di beberapa titik terdapat calon pelanggan yang belum dilayani karena jarak jangkau antara calon pelanggan ke FAT lebih dari 250 m. Untuk mengatasi kendala tersebut maka dapat dilakukan optimasi jaringan menggunakan algoritma Dijkstra agar dapat menghasilkan jarak terpendek yang menghubungkan perangkat serta pelanggan didalam jaringan. Hasil optimasi jaringan FTTH di wilayah Kampung Baumata dapat dijelaskan bahwa optimasi rute pertama dilakukan pada perangkat OLT menuju FDT, hasilnya rute dari jalur OLT menuju FDT semakin pendek dari total jarak 2,95 km menjadi 2,35 km. Optimasi rute kedua dilakukan pada perangkat FDT ke FAT, hasilnya adalah FDT 2 line A dengan total jarak sejauh 4,33 km menjadi 3,61 km, Line B dengan total jarak sejauh 3,35 km menjadi 2,9 km, FDT 3 line A dengan total jarak sejauh 4,51 km menjadi 3,71 km, Line B dengan total jarak sejauh 5,26 km menjadi 2,65 km, FDT 4 line A dengan total jarak sejauh 5,84 km menjadi 4,35 km. Dari hasil penelitian ini, rute jaringan yang dihasilkan semakin pendek dan biaya yang dibutuhkan semakin murah, sehingga 6 calon pelanggan baru juga dapat dilayani.