KAJIAN PEMANFAATAN RESIDU FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK ETANOL Ulva rigida SEBAGAI BIOLARVASIDA Aedes aegypti
Study On The Utilization Of Ethyl Acetate Fraction Residue Of Ethanol Extract Of Ulva Rigida As An Aedes Aegypti Biolarvicide
Keywords:
Ulva rigida, residu, etil asetat, Aedes aegypti, biolarvasidaAbstract
Penelitian dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi kandungan alkaloid, tanin, flavonoid, saponin dan terpenoid pada residu fraksi etil asetat ekstrak etanol Ulva rigida serta menguji potensinya sebagai biolarvasida pada larva Aedes aegypti. Variabel yang diamati adalah persentase mortalitas, median lethal concentration (LC50) dan median lethal time (LT50). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap terdiri dari 6 perlakuan residu fraksi etil asetat (0 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 400 ppm dan 800 ppm). Setiap perlakuan diulang 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rendemen Ulva rigida relatif rendah (3,37%) dengan metabolit sekunder yang teridentifikasi adalah saponin dan terpenoid. Perlakuan 400 ppm secara nyata memberikan persentase kematian tertinggi pada larvae dengan LC50 dan LT50 secara berurutan 1598,17 ppm dan 80,12 jam. Meskipun berpengaruh sangat nyata terhadap persentase kematian namun residu fraksi etil asetat ekstrak etanol Ulva rigida tergolong tidak toksik bagi larva Aedes aegypti berdasarkan nilai LC50.