INOVASI GEOTEKNIK BERBASIS ABU VULKANIK GUNA MENINGKATKAN KEKUATAN GESER LEMPUNG BOBONARO SECARA RAMAH LINGKUNGAN
Environmentally Friendly Volcanic Ash-Based Geotechnical Innovation for Improving the Shear Strength of Bobonaro Clay
Keywords:
Stabilisasi, Tanah Liat Bobonaro, Abu Vulkanik, Kuat Geser.Abstract
Stabilisasi tanah menjadi salah satu tantangan utama dalam teknik sipil, terutama di wilayah dengan jenis tanah lempung berplastisitas tinggi serta memiliki daya dukung dan kuat geser yang rendah. Salah satu contohnya adalah tanah Lempung Bobonaro di Kabupaten Kupang, yang tergolong lempung ekspansif dan mengalami perubahan volume akibat variasi kadar air. Oleh karena itu, dibutuhkan metode stabilisasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga ramah lingkungan. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah penggunaan abu vulkanik sebagai bahan tambahan, karena dinilai mampu meningkatkan sifat geoteknik tanah secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan abu vulkanik terhadap kekuatan geser tanah Lempung Bobonaro. Metode yang digunakan adalah eksperimental, dengan mencampurkan abu vulkanik ke dalam tanah asli dalam variasi 0% (TA), 10% (V1), 20% (V2), dan 30% (V3) berdasarkan berat kering tanah. Pengujian meliputi analisis sifat fisik dan mekanik tanah, khususnya uji triaksial tak terkonsolidasi tak terdrainase (UU) setelah pemeraman selama 7 hari. Berdasarkan hasil klasifikasi, tanah Lempung Bobonaro termasuk dalam kelompok A-7-6 menurut AASHTO dan CH berdasarkan USCS. Penambahan abu vulkanik menyebabkan penurunan berat jenis, batas cair, batas plastis, indeks plastisitas, fraksi halus, dan kadar air optimum, serta peningkatan batas susut dan berat volume kering. Selain itu, kohesi menurun, sementara sudut geser dalam meningkat, menghasilkan peningkatan kuat geser sebesar 1,22 hingga 2,04 kali dibanding tanah asli. Hasil ini menunjukkan bahwa stabilisasi dengan abu vulkanik efektif dalam memperbaiki kekuatan tanah.