Kajian Geografi Potensi Pariwisata Pantai Konda Maloba di Kabupaten Sumba Tengah
Keywords:
Geografi Pariwisata , Potensi Wisata , Pantai Konda Maloba , Strategi Pengembangan PariwisataAbstract
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi potensi pariwisata alam dan budaya, menganalisis kondisi sarana dan prasarana pendukung, serta merumuskan strategi pengembangan pariwisata di Pantai Konda Maloba. Metode yang digunakan adalah Mixed Methods dengan pendekatan deskriptif, menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis SWOT untuk menilai faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Konda Maloba memiliki potensi alam yang tinggi berupa hamparan pasir putih, tebing karst, dan panorama laut yang alami. Dari aspek sosial budaya, masyarakat memiliki kearifan lokal dan adat istiadat yang dapat menjadi daya tarik wisata budaya. Namun, sarana dan prasarana seperti jalan, tempat parkir, dan toilet masih terbatas. Berdasarkan hasil analisis SWOT, Pantai Konda Maloba berada pada kuadran I, yang berarti memiliki kekuatan dan peluang besar untuk dikembangkan secara agresif melalui peningkatan fasilitas, promosi wisata, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
References
Adjie, B. P. (2018). Perencanaan Program Seni Budaya Sebagai Aktivitas Wisata Di Desa Jelekong. Universitas Pendidikan Indonesia.
Andrinata, M. Z. (2022). Journal of Social and Political Science Society Membangun Karakter Cinta Tanah Air Pada Mahasiswa Melalui Modul Geografi Pariwisata Berbasis Paket Wisata Pulau Lombok, (1).
Esa, Y. M. (2015). Timur perlu.
Hasan, M. H., & Hendra, H. (2022). Aspek Keruangan Komponen Wisata Gunung Mutis Desa Fatumnasi. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 1(1), 17–23. https://doi.org/10.34312/geojpg.v1i1.14315
Indrianeu, T., Fadjarajani, S., & Singkawijaya, E. B. (2021). Analisis Potensi Pariwisata Di Kabupaten Cianjur. JURNAL GEOGRAFI Geografi Dan Pengajarannya, 19(1), 73. https://doi.org/10.26740/jggp.v19n1.p73-90
Kunjungan, M., Mancanegara, W., & Provinsi, D. I. (2023). Pengaruh pembangunan infrastruktur transportasi dalam mendukung kunjungan wisatawan mancanegara di provinsi bali, 4(1), 1–10.
Manek, A. H. (2023). Literasi Bencana Dalam Pembelajaran Geografi Pada Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Samudra Geografi, 6(2), 139–144. https://doi.org/10.33059/jsg.v6i2.7706
Mashur, S. (2023). Daya tarik pantai tanggul soreang sebagai destinasi di kota parepare(perpektif pariwisata syariah).
Mustaqim. (2016). Metode Penelitian Gabungan Kuantitatif Kualitatif / Mixed Methods. Jurnal Intelegensia, 04(1), 1–9.
Niman, E. M., Tapung, M. mantovani, Ntelok, Z. R. E., & Darong, H. C. (2023). Kearifan Lokal Dan Upaya Pelestarian Lingkungan Air: Studi Etnografi Masyarakat Adat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 13(1), 1–16. https://doi.org/10.17510/paradigma.v13i1.1160
Rahayu, T. U., Rijal, A. S., & Taslim, I. (2020). PENGEMBANGAN POTENSI WISATA ALAM SECARA SPASIAL DESA BONGO KECAMATAN BATUDAA PANTAI KABUPATEN GORONTALO (Spatial Natural Tourism Potential Development of Bongo District of Batudaa Pantai Gorontalo Regency). Jurnal Sains Informasi Geografis, 3(1), 1. https://doi.org/10.31314/jsig.v3i1.347
Regina, Rosita, Butarbutar, Gede, Nyoman, & Wiratanaya. (2021). Pengantar Pariwisata.
Riada, M. U. (2020). ANALISIS PENGEMBANGAN PANTAI KONDA MALOBA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI DESA MALOBA KECAMATAN KATIKUTANA SELATAN KABUPATEN SUMBA TENGAH NTT. Kaos GL Dergisi, 8(75), 147–154.
Suarto, E. (2017). Pengembangan Objek Wisata Berbasis Analisis Swot. Jurnal Spasial, 3(1), 19–24. https://doi.org/10.22202/js.v3i1.1597
UU RRI NO 10. (2009). Undang-Undang Rebublik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009, 19(19), 19.


