Analisis Ketersediaan Air Minum Di SMA Kristen Pandhega Jaya
Keywords:
Sumber Air, Ketersediaan Air, Kuantitas, AksesibilitasAbstract
SMA Kristen Pandhega Jaya adalah sekolah berasrama dengan pemenuhan kebutuhan dan ketersediaan air minum untuk siswa/siswi, mentor/helper bersumber dari Perusahaan Air Minum. Keterbatasan aksesibiltas dan kekurangan pasokan Perusahaan Air Minum memicu kelangkaan dalam mengkonsumsi air minum bagi warga sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan air minum pada SMA Kristen Pandhega Jaya dengan parameter utama adalah sumber air, aksesibiltas dan kuantitas. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan kuesioner dengan serangkaian pertanyaan untuk mengetahui ketersediaan air minum, dan wawancara informan penanggungjawab penyedia air di SMA Kristen Pandhega Jaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa 86,2% responden mengatakan air kadang habis, dengan 78% menjawab pada siang hari. Sementara 83,55% mengatakan air minum sering habis dan 56% menunggu distribusi dari perusahaan air minum, sedangkan 46% mencari sumber air lain. Aksesibilitas menunjukan 47,7% mudah dijangkau dan 67% mengatakan jumlah keran sudah tercukupi tervalidasi dengan 30,3% responden mengkonfirmasi antrian hanya pada saat jam tertentu. Indikator kuantitas menunjukan 60,6% dapat minum 2-3 liter/orang/hari dengan ketersediaan yang cukup yaitu 57,8%, dengan solusi kelangkaan 47,7% menyediakan tampungan kapasitas yang lebih besar dan 39,4% menyarankan pengaturan jadwal isi ulang yang lebih efektif. Ketersediaan air minum dari segi kuantitas adalah 236 liter per hari. Jika dalam tiga hari dibutuhkan 708 liter, sedangkan air dari perusahaan air minum yang tersedia hanya 500 liter maka kekurangan sekitar 208 liter.
References
Adji, T.N., Sudibyakto., Hadmoko, D.S., Hadi, M.P., Widyastuti, M., Suratman., Mardiatno, D., Nurjani, E. 2013. Seri Buku Ajar Analisis Sumberdaya Lahan dan Air. Yogyakarta: Departemen Geografi Lingkungan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Cetakan Kelima Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Badan Pusat Statistik, 2025, Kecamatan Kupang Tengah dalam Angka, BPS Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang – NTT, Indonesia.
Direktorat Jenderal Sumberdaya Air. 2002. Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Air. Depertemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Cetakan Kelima. Yogjakarta: Kanisius.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 16 Tahun 2005, Tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
Lusi, R., Hasan, M. H., & Manek, A. H. (2023). KUALITAS AIR SUMUR GALIAN PINGGIR SUNGAI KABUPATEN BELU. 19, 250–259.
Sudarmadji., Hadi, P., dan Widyastuti, M., 2016. Pengelolaan Sumberdaya Air Terpadu. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2017). Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Pustaka Semesta


