Pemetaan Tingkat Kerawanan Abrasi Di Pantai Warton Desa Nule Kecamatan Pantar Timur Kabupaten Alor

Authors

  • Syela Riweltthy Kuang Universitas Nusa Cendana
  • Mikael Samin Universitas Nusa Cendana
  • Arfita Rahmawati Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Abrasi, Pesisir, Pemetaan Kerawanan, Sistem Informasi Geografi

Abstract

Abrasi di Pesisir Pantai Warton Desa Nule, ini terjadi pada bulan Februari tahun 2021. Abrasi di Kecamatan Pantar Timur ini sudah terjadi setiap tahun pada musim hujan, akan tetapi abrasi yang lebih besar terjadi pada tahun 2021 dan luas kawasan yang mengalami abrasi di Desa Nule sekitar 200 meter. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kerawanan abrasi, sebaran wilayah rawan, serta upaya masyarakat dalam menanggulanginya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memadukan data geospasial, penginderaan jauh, Sistem Informasi Geografis (SIG), dan survei lapangan. Analisis dilakukan melalui teknik overlay terhadap parameter kecepatan arus, tinggi gelombang, kemiringan dan morfologi pantai, perubahan garis pantai, tutupan vegetasi, material pantai, serta lokasi hunian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Warton terbagi ke dalam tiga kategori kerawanan abrasi, yaitu rendah seluas 303 Ha (15,28%), sedang 646 Ha (32,58%), dan tinggi 1.034 Ha (52,14%). Faktor utama yang memengaruhi kerawanan meliputi perubahan garis pantai, hilangnya vegetasi, gelombang tinggi, dan aktivitas manusia seperti pengambilan material pantai. Masyarakat setempat telah melakukan mitigasi berupa penanaman mangrove, pembangunan pemecah gelombang sederhana, pengaturan tata ruang, dan kegiatan gotong royong menjaga pantai. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar strategi mitigasi dan pengelolaan wilayah pesisir berkelanjutan serta memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu Geografi dan pendidikan lingkungan.

References

Asril, M, Nirwanto, Y., Purba, T., Mpi’a, L., Rohman, H. F., Siahan, A. S. A Junairiah, E. S., Sudarmi, N., Mahyati, & Mazlina. 2022. IlmuTanah. Kita Menulis.)

Cahyati, F. 2020. Analisis Tingkat Kerusakan Pantai Akibat Bencana Abrasi Di Kabupaten Bengkalis. Tesis. 1–216. )

Firdaus. 2022. Analisis Pengurangan Risiko Bencana Abrasi Pantai di Kecamatan. Syntax Literate: ilmiah indonesia, 7(4) : 3965-3977. https://doi.org/10.36418/syntax- literate.v7i4.6726.

Ibrahim, M. L. G., Warsito A., Sugeng W. 2023. Perubahan Garis Pantai Perairan Teluk Awur Kabupaten Jepara Menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System) Dari Tahun 2012 Sampai 2021. Indonesian Journal of Oceanography, 5(2) : 198–206. https://doi.org/10.14710/ijoce.v5i2.16519.

Isdianto, A., Asyari, I. M., Haykal, M. F., Adibah, F.,Irsyad, M. J., & Supriyadi. 2020. Analisis Perubahan Garis Pantai Dalam Mendukung Ketahanan Ekosistem Pesisir. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) 6(2): 168–181. https://doi.org/10.20527/jukung.v6i2.9260.

Kalay, D. E., Manilet, K., & Wattimury, J. J. 2014. Kemiringan Pantai dan Distribusi Sedimen Pantai di Pesisir Utara Pulau Ambon. Jurnal TRITON 10(2) : 91–103.

Maulana, E., Mahendra, I. W. Y., Wulan, T. R., & Dwi, A. 2017. Pemetaan Kawasan Rawan Abrasi di Provinsi Jawa Tengah Bagian Utara, Bunga Rampai Kepesisiran dan Kemaritiman. Bunga Rampai - Kepesisiran dan Kemaritiman Jawa Tengah II, December 2017. 93–105.

Manek, A. H. (2023). PENGARUH MODEL SPASIAL BASED LEARNING (SBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL MAHASISWA PADA MATA KULIAH PRAKTEK KERJA LAPANGAN GEOGRAFI (PKLG). Jurnal Geoedusains, 4(1), 1–17.

Prahmani, Y. S., Deanova, D., Fariz, T. R., & Heriyanti, A. P. 2022. Dampak Abrasi Kawasan Pesisir Pantai Tirang Terhadap Lingkungan Fisik Di Kecamatan Tugu. Uniplan:JournalofUrbanandRegionalPlanning 3(2) : 52. https://doi.org/10.26418/uniplan.v3i2.56675.

Rahmadi, A., & Wibowo, A., 2023. Perubahan Tutupan Vegetasi Terhadap Daerah Rawan Longsor Di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa-Barat. Jurnal Spatial Wahana Komunikasi Dan Informasi Geografi 23(2): 180–185. https://doi.org/10.21009/spatial.232.10.

Sarwendami. 2018. Identifikasi Perubahan Guna Lahan Permukiman Menjadi Kegiatan Komersial Serta Dampaknya Terhadap Perubahan Mata Pencaharian Dan Pendapatan Masyarakat Di Kelurahan Lebak Siliwangi Kota Bandung. Journalof Chemical Information and Modeling 1(1) : 15–31.

Setyanto, D., Pranowo, W. S., & Delia, L. A. 2019. Purwarupa Instrumen CTD Profiler. JurnalHidropilar 5(2) : 43-52. https://doi.org/10.37875/hidropilar.v5i2.159

Stocks, N., & Rhamdani, W, H. 2016. Tinjauan Pustaka Pengertian Abrasi Dan Dampak Abrasi, RuangLingkupGeografi. 1–23.

Tezar, M., Irmayunita, M., Faruq, A., & Prayogo, L. M. 2023. Karakteristik Multi temporal Arus Permukaan Laut Di Perairan Tuban, Jawa Timur. Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research), 5(1) : 1–8. https://doi.org/10.30649/jrkt.v5i1.53.

Tindaon, G. P., Djamaluddin, R., Manengkey, H. W. K., & Ngangi, E. L. A. 2022. Karakteristik ArahDanTinggiGelombang Signifikan Di Laut Sulawesi. Jurnal pesisir dan laut tropis 10(3) : 356-67. https://doi.org/10.35800/jplt.10.3.2022.55020

Zulkarnaen, Y., Febrianto, T., & Apdillah, D. 2022. Pemetaan Daerah Rawan Abrasi Di Wilayah Pesisir Kota Tanjung pinang (Studi Kasus: Kelurahan Kampung Bugis Dan Senggarang). Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology 15(2) : 122–135 https://doi.org/10.21107/jk.v15i2.11401

Downloads

Published

2025-12-29